Senin, 07 Juni 2010

Menghitung Nilai Toleransi Resistor

Yang dimaksud dengan toleransi adalah perbedaan maksimum antara nilai Resistor yang dimaksud dengan kenyataan harga resistor itu sendiri ketika dilakukan pengurkuran, sebagai contoh sebuah resistor dengan nilai 1kΩ±20 %, mempunyai kemungkinan harga maksimum sebesar:
1kΩ or 1000Ω + 20% = 1200Ω
Dan harga Minimumnya :
1kΩ or 1000Ω - 20% = 800Ω
Maka resistor 1kΩ ±20% mungkin harga sebenarnya adalah maksimum 1200Ω dan minimum 800Ω, sehingga ada rentang sebesar 400 Ohm!!!
Secara umum sirkuit listrik atau elektronik, toleransi resistor sebesar 20% ini resistor umumnya tidak menjadi masalah, tapi ketika resistor dispesifikasikan secara ketat misalnya untuk sirkuit akurasi tinggi seperti filter atau osilator dll, maka toleransi resistor sebesar 20 % tidak dapat menggantikan resistor yang bertoleransi 2 % dan 1%.
Resistor dengan lima atau enam cincin warna (toleransi 1% dan 2%), berjenis Resistor film, sementara umumnya resistor dengan toleransi 5% dan 10% yang digunakan untuk keperluan umum cenderung menggunakan empat cincin warna.
Seri E12 terdiri dari dua belas nilai resistansi per dekade, (Satu dekade merupakan kelipatan 10, yaitu 10, 100, 1000 dll). Seri E24 terdiri dari dua puluh empat nilai per dekade dan 96 seri E96 per dekade. Untuk presisi yang sangat tinggi seri E192, sekarang tersedia dengan toleransi sangat ketat ( ± 0.1%) yang terdiri dari 192 nilai resistansi per dekade.

Tabel resistor Seri “E” dan toleransinya

Seri E6 dengan Toleransi 20% - Nilai Resistor dalam Ω
1,0- 1,5- 2,2- 3,3- 4,7- 6,8
Seri E12 dengan Toleransi 10% - Nilai Resistor dalam Ω
1.0, 1.2, 1.5, 1.8, 2.2, 2.7, 3.3, 3.9, 4.7, 5.6, 6.8, 8.2
Seri E24 dengan Toleransi 5% - Nilai Resistor dalam Ω
1.0, 1.1, 1.2, 1.3, 1.5, 1.6, 1.8, 2.0, 2.2, 2.4, 2.7, 3.0, 3.3, 3.6, 3.9, 4.3, 4.7, 5.1, 5.6, 6.2, 6.8, 7.2, 8.2, 9.1
Seri E96 dengan Toleransi 1% - Nilai Resistor dalam Ω
1.00, 1.02, 1.05, 1.07, 1.10, 1.13, 1.15, 1.18, 1.21, 1.24, 1.27, 1.30, 1.33, 1.37, 1.40, 1.43, 1.47, 1.50, 1.54, 1.58, 1.62, 1.65, 1.69, 1.74, 1.78, 1.82, 1.87, 1.91, 1.96, 2.00, 2.05, 2.10, 2.15, 2.21, 2.26, 2.32, 2.37, 2.43, 2.49, 2.55, 2.61, 2.77, 2.74, 2.80, 2.87, 2.94, 3.01, 3.09, 3.16, 3.24, 3.32, 3.40, 3.48, 3.57, 3.65, 3.74, 3.83, 3.92, 4.02, 4.12, 4.22, 4.32, 4.42, 4.53, 4.64, 4.75, 4.87, 4.99, 5.11, 5.23, 5.36, 5.49, 5.62, 5.76, 5.90, 6.04, 6.19, 6.34, 6.49, 6.65, 6.81, 6.98, 7.15, 7.32, 7.50, 7.68, 7.87, 8.06, 8.25, 8.45, 8.66, 8.87, 9.09, 9.31, 9.53, 9.76
Kemudian dengan menggunakan seri E yang sesuai nilai dan menambahkan faktor perkalian itu, setiap nilai resistansi dalam seri yang dapat ditemukan. Sebagai contoh, mengambil resistor seri E-12, toleransi 10% toleransi dengan nilai pilihan 3.3, maka nilai-nilai hambatan untuk kisaran ini dapat dihitung sebagai berikut:

Value x Multiplier = Resistance

3.3 x 1 = 3.3Ω
3.3 x 10 = 33Ω
3.3 x 100 = 330Ω
3.3 x 1,000 = 3.3kΩ
3.3 x 10,000 = 33kΩ
3.3 x 100,000 = 330kΩ
3.3 x 1,000,000 = 3.3MΩ

3 komentar:

  1. Numpang tanya nih gan, klo resistor 2,2 ohm (toleransi 0,5%. kode warna hijau), apakah toleransinya bisa di ganti dgn 5% kide warna emas..??

    BalasHapus